Wednesday, March 8, 2017

Waiting (3)

Setelah cowok ini, aku nggak deket sama siapa-siapa lagi. jujur, dia orang pertama yang ngajarin aku soal move on wkwk. kalau ketemu dia aku masih kaya gimana gitu rasanya. sekarang uda enggak sih, uda biasa, walau masih kaya agak awkward gitu. apalagi semenjak tau kejelekannya dia, yang ternyata parah, jahat, dan aku nggak tau itu waktu aku deket sama dia, aku semakin bisa buat move on wkwk.
habis itu hati aku lagi kosong. aku lagi nggak suka sama siapa-siapa, dan nggak ada yang deket juga. dan tiba hari dimana aku tau ada satu anak cowok, dia satu angkatan, satu fakultas tapi beda progdi (dulu fakultas kami beda, tapi mulai tahun ini digabung). dia ini aku liat-liat anaknya diem, nggak aneh-aneh. nggak ganteng sih, nggak jelek juga, ya standardlah, biasa. tapi anaknya kaya baik gitu. habis itu, setelah waktu berjalan, aku jadi tau dari temenku, kalau dia itu anaknya rohani banget. dia itu tipikal cowok yang nggak mau sembarangan pacaran, dia mau pacaran yang didasari oleh kasih. untuk pertama kalinya aku tau ada cowok yang punya pemikiran kaya gitu. bahkan hal kaya gitu sama sekali nggak pernah ada dipikiranku. and I was like, wow. dia juga dewasa, baik banget, parah. setiap aku ada usda terus aku nawarin dia pasti dibeli. nggak pelit, and he is such a gentleman, pengertian gitu. dan baru-baru ini aku tau kalau dia belum mau pacaran karena dia masih pakai uang orang tua.
like, he's different and he seems like the one i've been looking for wkwk seiman, deket sama Tuhan, rohani, baik, pengertian, and such a gentleman. dan dia juga keliatan setia.
jujur, aku ada ketertarikan sama dia. tapi sayangnya, kita nggak deket. ketemu juga paling cuma saling sapa, nggak pernah ngomong-ngomong. pengen rasanya deket. tapi aku malu wkwk. aku juga nggak berani buat deketin duluan :')
tapi aku mutusin buat biar mengalir aja. kalau emang Tuhan ngijinin aku deket sama dia, pasti bakal deket. kalau enggak, ya berarti ada yang lain kan. simple.

tapi ini nggak sesimple itu. jujur aku pengen punya pacar. yang kaya cowok ini. dia beda. tapi aku malu buat deketin duluan.
sering aku tanya ke Tuhan, kenapa sampai sekarang aku belum punya pacar dan nggak ada yang deketin aku. aku tau Tuhan punya waktuNya sendiri, dan aku percaya Dia tau yang terbaik buat aku. tapi rasanya kaya nggak sabar buat ketemu dia yang tepat. i want to love and to be loved by someone special.
kadang aku juga minta ke Tuhan buat deketin aku sama cowok satu ini. tapi aku rasa impossible. jujur aku minder, aku cenderung ngerendahin diri sendiri, dan aku ngerasa nggak pantes buat cowok sebaik dia wkwk

and now i'm in a phase where i have to wait for the best one. aku tau dalam proses menunggu ini aku harus merubah diriku. belajar nerima diri sendiri, belajar buat nggak memandang rendah diri sendiri, mulai ngerawat diri, buang sifat yang jelek, nggak ngomong kasar, dan yang terpenting bangun relasi sama Tuhan, deketin diri sama Tuhan lagi. tapi ini semua nggak segampang kita ngomong. ini perlu proses. apalagi yang soal deketin diri sama Tuhan.
rasanya malu sama Tuhan. berulang kali aku minta ampun dan janji mau deketin diri sama Tuhan, tapi besoknya aku ngelakuin dosa yang sama dan jauh dari Tuhan lagi. terus-terusan kaya gitu. aku malu dan ngerasa nggak pantes buat doa, buat ngobrol sama Tuhan. aku nggak mau aku uda bilang minta maaf tapi ngulangin kesalahan yang sama lagi. aku terlalu takut buat ketemu sama Tuhan.
tapi aku pengen balik ke Tuhan. pengen banget. Tapi aku harus mantapin diri dulu buat bener bener bisa berubah dan nggak ngecewain Tuhan. dan aku sadar, kalau aku perlu Tuhan soal ini.

yey selesai! jadi ini kisah cintaku wkwk alay.
lega rasanya bisa buat ini jadi tulisan. bebannya jadi kaya berkurang wkwk

P.s:
a letter to future me:
Dear future me,
one day, you will read it. maybe you will feel ashamed and you will laugh a lot, but it's your story to remind you about those days you'd been through while you were in the process to meet your best one. and I pray, when you're reading it, your life has changed, and you've been with someone you've been looking and waiting for. and especially, your relationship with God is getting better and better. Amen.

sincerely,
the old you

0 comments:

Post a Comment

A place where I put stories of my daily life and share my feelings. Cheers!

Popular Posts

Powered by Blogger.